1. Pengertian Isra’ Mi’raj
- Isra’: Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Yerusalem) dalam satu malam.
- Mi’raj: Perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa ke langit, bertemu para nabi, hingga sampai Sidratul Muntaha di langit tertinggi.
- Peristiwa ini terjadi sekitar tahun ke-10 kenabian, sebelum hijrah Nabi ke Madinah.
2. Perjalanan Isra’
- Nabi Muhammad menaiki Buraq, makhluk putih seperti kuda bersayap kecil.
- Dari Mekkah, Nabi tiba di Masjidil Aqsa di Palestina.
- Di sana, Nabi memimpin shalat para nabi yang telah wafat.
- Perjalanan ini terjadi dalam satu malam, menunjukkan keajaiban Allah.
3. Perjalanan Mi’raj
- Dari Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad naik ke langit ketujuh melalui Maqam Nabi.
- Di setiap langit, Nabi bertemu nabi-nabi terdahulu, seperti:
- Langit pertama: Nabi Adam
- Langit kedua: Nabi Isa dan Yahya
- Langit ketiga: Nabi Yusuf
- Langit keempat: Nabi Idris
- Langit kelima: Nabi Harun
- Langit keenam: Nabi Musa
- Langit ketujuh: Nabi Ibrahim
- Nabi Muhammad juga melihat surga, neraka, dan Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang hanya bisa ditempuh oleh Nabi Muhammad.
4. Perintah Shalat
- Di Sidratul Muntaha, Nabi Muhammad menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam dari Allah SWT.
- Awalnya diperintahkan 50 waktu, tapi setelah berkonsultasi dengan Nabi Musa, Allah mengurangi menjadi 5 waktu tetapi dengan pahala penuh 50.
5. Kepulangan Nabi
- Nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam waktu semalam.
- Hanya beberapa sahabat yang percaya awalnya; sebagian lain menganggapnya mustahil.
- Peristiwa ini menjadi bukti kebesaran dan mukjizat Nabi Muhammad SAW.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar