Rabu, 29 April 2026

SEJARAH PEMBANGUNAN MASJID NABAWI🕌


  


1. Pembangunan Awal (622 M)


Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad ï·º ketika beliau hijrah dari Mekkah ke Madinah (622 M).


Lokasinya berada di perkampungan Madinah, dekat rumah Nabi.


Masjid ini awalnya sederhana, terbuat dari batang kurma, tanah, dan atap daun kurma.


Berfungsi sebagai:


Tempat ibadah (shalat berjamaah)


Pusat pertemuan dan pengajaran agama


Tempat arbitrase masalah sosial dan politik masyarakat Madinah


2. Perluasan Masa Khalifah


Khalifah Umar bin Khattab (634–644 M) memperluas masjid karena jumlah jamaah bertambah.


Khalifah Utsman bin Affan (644–656 M) menambah bagian atap dan perbaikan fasilitas.


3. Renovasi pada Masa Abbasiyah


Abbasiyah melakukan perbaikan struktural dan memperluas masjid agar menampung lebih banyak jamaah.


4. Perluasan Era Ottoman


Sultan Ottoman menambahkan:


Kubah hijau (Kubbat al-Khadra) di atas makam Nabi Muhammad ï·º


Menambah menara dan halaman masjid



Masjid kini mulai menyerupai bentuk modernnya dengan lapangan luas dan ruang shalat tertutup.


5. Renovasi Modern (Era Saudi)


Setelah berdirinya Kerajaan Saudi, masjid diperluas secara besar-besaran:


Menjadi salah satu masjid terbesar di dunia


Menampung ratusan ribu jamaah


Fasilitas modern seperti pendingin udara, escalator, dan sistem pengaturan jamaah


Ringkasan


Dibangun pertama kali oleh Nabi Muhammad ï·º di Madinah pada 622 M.


Berulang kali diperluas oleh khalifah, Abbasiyah, Ottoman, hingga era modern Saudi.


Masjid Nabawi tetap menjadi pusat ibadah, pengajaran, dan wisata religi penting bagi umat Islam di seluruh dunia.

</marquee>

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SELAMAT DATANG DI BLOGGER PUNYA IAM YANG TAMVAN😉